Sudah lama sekali sejak terakhir kali terluka..
Rasanya hampa, bias, kosong, bergema, dingin dan kacau.
Tidak ingin bertemu lagi, tidak ingin mencoba lagi, tidak ingin menata lagi dari awal.
Tapi kamu tiba tiba lewat, meski hanya sekelibat.
Kita memang jarang bercakap, tapi pernah. Dan aku suka, berbicara denganmu. Kadang sulit kalimat terucap. Terkelu lidah karena canggung. Pun dengan tatapan orang lain yang seperti berkata, siapa?
Kadang, ada benarnya. Kamu siapa?
Dan kamu menjelaskannya semuanya di hari itu. Mungkin. Belum semua, mungkin.
boleh kudengar lagi?
aku suka.
0 komentar:
Posting Komentar