People change.
We've changed.
Happiest birthday jugak! Everything in this age will be okay cause i know youre amazing. Enjoy your 24th hehe :)
But why does my heart not change?
Rasanya tujuan dari komunikasi sekarang ini bukan benar-benar untuk bercerita, bercakap, atau sekedar melepas serotonin. Kini komunikasi terjadi secara tidak sengaja akibat salah pencet atau kebodohan diri yang mengharuskan sekali untuk bertanya materi statistika. Sebatas itu.
Mungkin agak menyedihkan, karena kata menyurut dan menyusut. Tapi sebenarnya, mungkin ini proses kembali menjadi dulu? Menjadi yang ada tapi tidak ada.
People change.
Waktu merupakan alasan adanya perubahan. Waktu mengharuskan seseorang untuk mengerti akan kebutuhan dirinya sendiri. kebutuhan. Yang tidak dibutuhkan mungkin disingkirkan dulu.
we've changed.
Jadi diri kita yang sekarang. Bertumbuh. Mungkin arah dari ranting bisa berbeda, atau ternyata buah dan rasanya sangat berbeda. Yang mungkin akan sama-sama manis, tapi dengan rasa yang berbeda.
Mungkin akhirnya sadar harus bertemu dengan pasangan yang sejenis juga untuk menghasilkan buah yang lebih manis.
But why does my heart not change?
Ugh. Repot juga ya punya hati. Disaat bagian yang lain belajar mendewasa, ia memilih diam. Padahal otak sudah berkali-kali menyuruhnya bergerak. ckckck... keras hati. Kalau ditanya apa yang salah...
Ada banyak.
Happiest birthday jugak! Everything in this age will be okay cause i know youre amazing. Enjoy your 24th hehe :)
Kenapa 3 kalimat yang biasa aja itu bikin runyam? Bikin pesta seronin dan dopamin. Berlebihan banget. Padahal banyak kata yang kutahu bertentangan. Satu dua tiga dan empat. Tapi tetap saja... senang.
0 komentar:
Posting Komentar